Content View Hits : 431262

Ads on: Special HTML

Ads on: Special HTML

JQuarks

Public quizzes

Pelatihan Penluisan Proposal Penelitian dan PKM 2015

PDFPrintE-mail
15Apr2015
Last Updated on 15 April 2015 | Written by priyo

Lain dari hari biasanya, para Dosen akademi Farmasi Theresiana menyediakan waktu untuk tidak mengajar dan berkumpul dalam satu kegiatan yang diadakan oleh Lembaga Penelian dan Pengabdian masyarakat (LPPM) Akademi Farmasi Theresiana yaitu Pelatihan Penulisan Proposal Penelitian dan PKM 2015. Sebagai salah satu bentuk tri dharma perguruan tinggi, yaitu penelitian dan pengabdian masyarakat terkadang justru terlupakan dan hanya berfokus pada pembelajaran. Oleh karena itu, perlu diadakan kegiatan ini untuk mengingatkan kembali akan tri dharma perguruan tinggi.

Pada kesempatan ini, acara pelatihan penulisan proposal ini diadakan di Ruang Kuliah 4, Gedung A, lantai 1 Akademi Farmasi Theresiana. Acara dimulai pukul 09.00 pada hari Senin, 14 April 2015. Pada pelatihan penulisan proposal ini diisi oleh narasumber yang sudah berpengalaman dan mumpuni dibidangnya, beliau tercatat sebagai staf ahli bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Semarang, Tomi Yuniawan, S.Pd, M.Hum sosoknya yang sederhana dan sangat sabar membimbing pada dosen menjadi sesuatu yang lebih dari beliau.

Pada acara ini, pak Tommi Yuniawan juga memberikan evaluasi terhadap proposal-proposal  yang sudah dibuat oleh Dosen-Dosen Akademi Farmasi Theresiana untuk diberikan masukan dan evaluasi agar proposal-proposal ini siap untuk dikirim Dikti dengan target dapat lolos seleksi Dikti dan dapat dibiayai. Selain itu, di hadapan dosen Akademi Farmasi Theresiana diberikan kiat-kiat menulis agar dapat lolos seleksi Dikti. Beliau juga berharap, di tahun-tahun mendatang semakin banyak proposal penelitian dan pkm yang diterima dan dibiayai oleh Dikti. 

pada tahun 2015 ini, Akademi Farmasi Theresiana menerima 3 hibah penelitian, diantara 2 Proposal Penelitian dengan skim dosen pemula (An. Margareta Retno Priamsari dan An. Maria Mita Susanti) serta 1 skim dari PKMK yang diektaui oleh mahasiswa semester 4, Wuri Wuryaningtyas. selain itu, pada tahun ini pula, Akademi Farmasi Theresiana juga menerima hibah penelitian yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah proposal yang dibiayai 1 proposal atas nama Fef Rukminingsih dan Anasthasia Pujiastuti.

Fef Rukminingsih, Direktur Akfar dalam sambutannya menyatakan bahwa para dosen juga perlu untuk belajar, karena setiap hari para dosen sudah bergelut dengan aktifitas pembelajaran, maka pada kesempatan kali ini para dosen perlu untuk memperbaharui perbendaharan ilmunya khususnya untuk menulis proposal penelitian. selain itu pula, Bu Fef juga mengingatkan untuk terus terlibat dalam penelitian sebagai salah satu bentuk pertanggung jawaban akademik sebagai sumbangsih terhadap kemajuan masyarakat.



 

Pengumuman PMB tahap 2 TA 2015/2016

PDFPrintE-mail
09Apr2015
Last Updated on 10 April 2015 | Written by priyo

Pengumuman tahap 2, Penerimaan Mahasiswa Baru Akademi Farmasi Theresiana Semarang Tahun Akademik 2015/2016





 

Paskah bersama seluruh karyawan Theresiana

PDFPrintE-mail
09Apr2015
| Written by priyo

Direktorat Sekolah-sekolah Theresiana Yayasan bernardus kembali mengadakan kegiatan paskah bersama dengan seluruh karyawan Theresiana baik dari dalam kota maupun yang berada di luar kota. Seluruh karyawan yang hadir meliputi 18 sekolah dan termasuk 2 Akademi yang berkembang, Akademi Farmasi Theresiana Semarang dan Akademi Analis Kesehatan Theresiana Semarang. Kegiatan paskah bersama ini diadakan di Gedung Theater jalan Mayjen Sutoyo no 69. Kegiatan diawali dengan Misa yang dimpimpin oleh Rm. Direktur Yayasan Bernardus Sekolah-Sekolah Theresian, Rm. Dr. Materius Kristiyanto, Pr. Misa ini juga bagian dari pembaharuan janji kerja seluruh karyawan Theresiana.

Setelah acara misa dan pembaharuan janji kerja, ada pembicara khusus yang telah disiapkan oleh panitia paskah bersama, seorang praktisi pendidikan, mantan direktur karangturi (2002-2014) ia adalah Harry Xiao. Yang terasa spesial adalah bahwa beliau merupakan alumni Theresiana sejak TK-SD-SMP dan lulus tahun 1985. Tema yang menjadi pokok bahasan yang dibawakan oleh Harry Xiao adalah Theresiana masihkah mendidik dengan hati.

di tengah-tengah acara, beliau mengundang seorang guru yang telah pensiun tetapi sangat berkesan sehingga setelah lulusa dari Theresiana pun teringat guru ini, ibu Marie namanya. Terambil dari account facebook beliau, "Dari sekian banyak guru yang pernah mengajar saya, ada satu nama yang selalu ada di hati, yaitu Ibu Marie. Seorang guru matematika yang dikenal galak dan disiplin dalam mengajar. Namun entah bagaimana, saya merasa ada sesuatu yang dimiliki oleh Ibu Marie, yang membuatnya (sekalipun terkenal galak) dicintai oleh para muridnya. Sesuatu itu adalah HATI. Ya, beliau mengajar dengan hati. Beliau selalu mencurahkan segenap hasrat dan pikirannya untuk mengajar kami murid-muridnya. Ibu Marie juga dikenal sebagai guru yang disiplin, tegas, jelas dalam menerangkan pelajaran, dan tidak mau menerima apapun dari orang tua maupun para murid, semasa aktif mengajar"

"Akhirnya pada tanggal 6 April 2015, setelah 30 tahun sejak saya lulus SMP (1985), kami berada sepanggung... Saya dan Ibu Marie, guru matematika semasa SMP Sungguh sebuah momen yang sangat besar untuk saya pribadi, bisa mendengar sekelumit cerita sederhana dari seorang guru sejati yang telah membaktikan diri untuk mengajar selama 32 tahun. Saya sungguh beruntung bisa menjadi salah satu murid Ibu Marie. Dan, saya berharap semoga masih banyak "Ibu Marie-Ibu Marie" masa kini, yang terpanggil untuk mendidik para muridnya dengan HATI dan HASRAT penuh cinta."

dengan pengalaman yang disampaikan oleh Ibu Marie serta paparan dari Bp Harry Xiao menguatkan kembali dan mengingatkan kembali untuk mendidik dengan hati serta memperbarui komitmen sebagai pengajar. Menguatkan kembali panggilan sebagai seorang pengajar, mengingatkan kembali akan passion dalam hidup ini.

   

Rekruitmen VivaGenerik tahun 2015

PDFPrintE-mail
11Mar2015
| Written by priyo

Pagi ini Akademi farmasi Theresiana menerima permohonan dari Apotek Viva Generik, jaringan Apotek dengan branded Viva Generik untuk melakukan rekruitmen kepada mahasiswa Akademi Farmasi Theresiana secara langsung. Rekruitmen ini merupakan kegiatan rutin yang diperuntukkan kepada mahasiswa tingkat akhir (semester 6) yang sedang menyelesaikan studi dengan harapan ketika lulus para lulusan ini dapat langsung bekerja di lahan kerja.

Kegiatan ini berlangsung di ruang kuliah 1 yang dimulai pukul 09.00. sebagai perwakilan bu Intan dari Viva Generik menyambut dengan baik kesediaan Akfar Theresiana memberikan kesempatan untuk Viva Generik memperkenalkan diri dan melakukan rekuritmen. Kebutuhan tenaga teknis kefarmasian sangat dibutuhkan oleh lahan kerja, terlebih undang-undang menyatakan tenaga teknis kefarmasian harus memiliki ijazah D3.

Akademi Farmasi Theresiana secara konsisten dan akan terus berkarya dengan menghasilkan lulusan D3 Farmasi yang terampil, kompeten dan memiliki softskill yang terangkum dalam core value Akfar Theresiana, Being Clever Community.

 

Seminar Kesehatan AAK dan AKfar

PDFPrintE-mail
06Dec2014
| Written by priyo

Remaja adalah generasi penerus bangsa, untuk itu suatu negara perlu mempersiapkan generasi muda secara fisik dan psikis dengan baik. Secara fisik perkembangan remaja dari segi kesehatan perlu mendapatkan perhatian yang cukup signifikan dari semua kalangan. Salah satu karakteristik umum perkembangan remaja adalah memiliki rasa ingin tahu yang tinggi (high curiosity). Karena didorong oleh rasa ingin tahu yang tinggi, remaja cenderung ingin bertualang, menjelajah segala sesuatu, dan mencoba segala sesuatu yang belum pernah dialaminya. Selain itu, didorong juga oleh keinginan seperti orang dewasa menyebabkan remaja ingin mencoba melakukan apa yang sering dilakukan oleh orang dewasa. Oleh karena itu yang amat penting bagi remaja adalah memberikan bimbingan agar rasa ingin tahunya yang tinggi dapat terarah kepada kegiatan-kegiatan yang positif, kreatif dan produktif. Namun pada kenyataannya yang terjadi adalah para remaja melakukan kegiatan yang mengarah ke arah negatif seperti kebiasaan merokok dan pergaulan bebas.
Di masa modern ini, merokok merupakan suatu pemandangan yang sangat tidak asing. Kebiasaan merokok dianggap dapat memberikan kenikmatan bagi si perokok, namun di lain pihak dapat menimbulkan dampak buruk bagi si perokok sendiri maupun orang – orang di sekitarnya. Berbagai kandungan zat yang terdapat di dalam rokok memberikan dampak negatif bagi tubuh penghisapnya. Beberapa motivasi yang melatarbelakangi seseorang merokok adalah untuk mendapat pengakuan (anticipatory beliefs), untuk menghilangkan kekecewaan (reliefing beliefs), dan menganggap perbuatannya tersebut tidak melanggar norma (permissive beliefs/ fasilitative). Hal ini sejalan dengan kegiatan merokok yang dilakukan oleh remaja yang biasanya dilakukan di depan orang lain, terutama dilakukan di depan kelompoknya karena mereka sangat tertarik kepada kelompok sebayanya atau dengan kata lain terikat dengan kelompoknya.
Salah satu masalah lain yang sering timbul pada remaja terkait dengan masa awal kematangan organ reproduksi pada remaja adalah masalah kehamilan yang terjadi pada remaja di luar pernikahan, apalagi apabila kehamilan tersebut terjadi pada usia sekolah. Siswi yang mengalami kehamilan biasanya mendapatkan respon dari dua pihak. Pertama yaitu dari pihak sekolah, biasanya jika terjadi kehamilan pada siswi, maka yang sampai saat ini terjadi adalah sekolah meresponya dengan sangat buruk dan berujung dengan dikeluarkannya siswi tersebut dari sekolah. Kedua yaitu dari lingkungan di mana siswi tersebut tinggal, lingkungan akan cenderung mencemooh dan mengucilkan siswi tersebut. Hal tersebut terjadi karena masih kuatnya nilai norma kehidupan masyarakat kita. Kehamilan remaja adalah isu yang saat ini mendapat perhatian pemerintah. Karena masalah kehamilan remaja tidak hanya membebani remaja sebagai individu dan bayi, namun juga mempengaruhi secara luas seluruh strata di masyarakat. Kehamilan di luar pernikahan umumnya terjadi karena perilaku seks bebas pada remaja.
Kebiasaan merokok dan perilaku seks bebas beresiko besar terhadap kesehatan remaja, khusunya membahayakan kesehatan alat-alat reproduksi, baik pada remaja pria maupun perempuan. Seminar ini bertujuan memberikan wawasan dan pengetahuan bagi guru Bimbingan Konseling dan bagi siswa, supaya dapat memberikan informasi dan contoh yang baik bagi remaja lain di lingkungan pergaulannya.

Waktu : Sabtu, 13 Desember 2014, pukul 08.00-13.00
Tempat : di Gedung Teater Sekolah-sekolah Theresiana
Jl. Mayjen Sutoyo no. 69 Semarang

pembicara :

1. Dr. dr. Bagoes Widjanarko, MPH (Pembantu Dekan I FKM UNDIP), topik: “Problematika Perilaku Merokok dan Kesehatan Reproduksi Remaja”

2. Fef Rukminingsih, M.Sc., Apt. (Direktur Akfar Theresiana), topik: “Swamedikasi Zat Adiktif dalam Rokok dan Kesehatan Reproduksi Remaja”

 


kontak person : p priyo 081805965149

   

Page 1 of 16